• Home
  • Pekanbaru
  • Diperlukan Komitmen Pemangku Kepentingan Dalam Wujudkan Pengendali Inflasi Daerah

Diperlukan Komitmen Pemangku Kepentingan Dalam Wujudkan Pengendali Inflasi Daerah

Rabu, 07 April 2021 | 17:01
mcr
PEKANBARU, RIAUGREEN.COM - Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution mengatakan bahwa untuk mewujudkan upaya pengendalian inflasi daerah, maka diperlukan komitmen dari seluruh pemangku kepentingan di Provinsi Riau.

Ia menyebutkan, inflasi sebagai salah satu indikator tingkat kemajuan negara, harus terus dijaga pada tingkat yang rendah dan stabil untuk dapat memberikan cukup stimulus pada sisi produksi, dunia usaha dan tidak memberikan tekanan yang besar pada konsumen.

Wagubri menuturkan, sepanjang tahun 2020 dan pada bulan Maret 2021, tingkat inflasi cenderung rendah bahkan beberapa bulan di tahun 2020 mengalami deflasi. Hal ini disebabkan karena seiring melambatnya pertumbuhan konsumen rumah tangga, karena dampak negatif pandemi Covid19 pada perekonomian.

"Pengendalian inflasi di Provinsi Riau masih dihadapkan pada permasalahan utama yakni ketergantungan Riau yang cukup tinggi terhadap pasokan dari luar Riau," ujarnya di Grand Jatra Hotel Pekanbaru, Rabu (7/4/2021).

Edy Nasution menerangkan, berdasarkan data BPS jumlah penduduk Riau tahun 2020 terakhir sekitar 6,39 juta jiwa, belum dapat diimbangi oleh produksi bahan makanan, antara lain produksi padi di Riau tahun 2019 sebesar 230.873 ton. 

Menurutnya, tidak hanya beras, minimnya pasokan lokal juga terjadi pada komoditas bahan makanan lainnya terutama cabe merah, bawang merah, telur ayam, dan daging sapi juga menyebabkan ketergantungan yang tinggi dari daerah lainnya.

Ia berharap kepala daerah berperan aktif dalam menjaga keseimbangan sisi pasokan produsen dan konsumen dengan jalan mendorong produktivitas pangan, mempermudah investasi, menjaga kelancaran distribusi, menyederhanakan rantai pasok, mengefektifkan fungsi pasar, dan meningkatkan Kerjasama Antar Daerah (KAD).

"Sesuai arahan Presiden RI, pemerintah telah memprioritaskan untuk menjaga ketersediaan pangan pokok, beberapa aspek yang menjadi perhatian pemerintah yaitu kecukupan stok, ketersediaan pasokan, distribusi dan stabilitas harga," ucapnya.(MCR)

Loading...
BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top