• Home
  • Nasional
  • Dianiaya Suami Gegara Tak Berhijab Depan Ipar, Pengantin Baru Lapor Polisi

Dianiaya Suami Gegara Tak Berhijab Depan Ipar, Pengantin Baru Lapor Polisi

Jumat, 05 Maret 2021 | 15:09
detikcom
Ilustrasi KDRT
RIAUGREEN.COM - Seorang wanita, RA (20), di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan melapor ke Polrestabes Palembang. Dalam laporannya, ia mengaku dianiaya suaminya, AY, yang baru menikahinya satu bulan karena lupa mengenakan hijab.

Informasi yang dihimpun detikcom, kasus dugaan KDRT yang dialami RA terjadi di kediamannya kawasan Sematang Borang, Sabtu (27/2), pukul 12.00 WIB. Alasan penganiayaan itu, RA tidak mengenakan jilbab saat kakak iparnya seorang pria datang ke rumah.

"Awalnya suami saya marah, karena saya lupa menggunakan hijab saat kakak kandung suami saya datang ke rumah untuk bertamu," kata RA dalam laporannya yang diterima di SPKT Polrestabes Palembang, Kamis (5/3/2021).

Setelah kakak iparnya itu pulang, terlapor AY bertanya kepada korban kenapa tidak menggunakan hijab. Dan korban hanya menjawab santai tanpa berpikir jika sang suami bakal naik pitam.

"Saya pada saat itu keluar kamar untuk masak nasi. Saat suami saya nanya soal hijab, saya katakan lain kali saya akan menggunakan jilbab," terangnya.

Rupanya jawaban korban tidak diterima terlapor. Terlapor menyuruh korban masuk ke kamar dan marah-marah.

"Saat di kamar, dia langsung memukuli saya menggunakan tangannya ke arah badan saya, kepala, kaki, bokong, dan saya juga ditendangnya," bebernya.

Setelah kejadian itu, korban yang kecewa atas perbuatan sang suami langsung pergi meninggalkan rumahnya.

"Saya pergi dan kami tidak teguran karena takut pelaku mengulangi perbuatan yang sama, lantas saya lapor polisi," imbuhnya.

RA mengaku bukan baru sekali ini ia dianiaya suaminya. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka memar di tangan, kaki, dan bahunya.

"Saya lapor agar dia dapat bertanggung jawab karena saya tidak suka dengan kekerasan, bukan baru kali ini," tutupnya.

Laporan korban KDRT sudah diterima piket SPKT Polrestabes Palembang, dengan nomor: LPB/354/III/2021/Sumsel/Restabes/Spkt.

"Laporan korban sudah diterima dan sedang ditindaklanjuti oleh Unit PPA," kata PS Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Edi Rahmat ketika dimintai konfirmasi wartawan.(detik.com)

Loading...
BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top