• Home
  • Nasional
  • Pelaku Masih Bebas, Ayah Korban Pemerkosaan Mengadu ke Hotman

Pelaku Masih Bebas, Ayah Korban Pemerkosaan Mengadu ke Hotman

Jumat, 05 Maret 2021 | 15:08
net
Ilustrasi korban pemerkosaan.
RIAUGREEN.COM -- Pengacara Senior Hotman Paris didatangi seorang bapak bersama putrinya yang menjadi korban kekerasan seksual. Hotman dalam instagram resmi miliknya @hotmanparisofficial meminta Kepolisian Sektor Jakarta Pusat segera menangani peristiwa pemerkosaan yang telah terjadi 2019 lalu.

"Bapak Kapolres Jakarta Pusat, saya Hotman Paris pagi ini didatangi seorang bapak, putrinya, anaknya di bawah umur. Diduga disetubuhi dua laki-laki," kata Hotman dalam video yang dia unggah di instagram story miliknya dan telah memberi persetujuan kepada CNNIndonesia.com untuk dikutip, Jumat (5/3).

Hotman menyebut, putri dari Suryanto yang mendatanginya itu kini telah melahirkan seorang anak setelah diperkosa dua orang pria. Sementara satu orang tersangka masih bebas, satu lagi saat ini telah dijebloskan ke penjara.

Oleh karena itu, Hotman meminta agar pihak kepolisian bisa segera memproses dan menghukum semua pelaku.

"Bapak Kapolres Jakarta Pusat tolong memberikan perhatian khusus," kata Hotman.

Dihubungi terpisah, Suryanto ayah dari putri tersebut mengatakan anaknya mengalami pemerkosaan pada 2019 lalu oleh dua orang tak dikenal hingga harus melahirkan seorang anak.

"Kejadian tahun 2019, saya sudah melapor kemana-mana," kata Suryanto yang dilansir CNNIndonesia.com.

Saat ini, kata Suryanto, salah satu pelaku telah ditangkap polisi dan dijebloskan ke penjara. Namun satu orang pelaku lagi masih dalam proses pengejaran.

Suryanto yang sehari-harinya bekerja sebagai pengemudi ojek daring mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut ke berbagai institusi negara.

Saat ini dia pun berinsiatif menghubungi Hotman Paris, dengan mendatangi langsung Kopi Joni tempat Hotman biasa 'nongkrong' sambil bertemu dengan beberapa masyarakat

"Saya lapor terakhir sama pak Hotman Paris, alhamdulillah hati sudah adem," kata dia. (CNNI)

Loading...
BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top