• Home
  • Nasional
  • Warga Kemang Teriak Banjir: Lebih Parah dari 2020

Warga Kemang Teriak Banjir: Lebih Parah dari 2020

Sabtu, 20 Februari 2021 | 13:25
CNN Indonesia
Banjir merendam Kemang, Jakarta Selatan pada Sabtu (20/2) pagi.
RIAUGREEN.COM -- Banjir setinggi 100-230 centimeter melanda kawasan Kemang Selatan, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Sabtu (20/2). Banjir terjadi menyusul intensitas hujan tinggi yang berlangsung kurang lebih 9 jam sejak Jumat (19/2) malam.

Warga setempat menyebut banjir kali ini merupakan luapan air bah terbesar, memecahkan rekor ketinggian banjir di awal Januari 2020 lalu. Selain hujan, warga menyebut banjir terjadi akibat Luapan air dari Kali Krukut.

Pantauan di lokasi pukul 08.40 WIB, warga RT/RW 3/2 terlihat mulai mengamankan perabotan rumah seperti spring bed, peralatan elektronik, hingga kompor gas.

"Banjir ini lebih parah dari awal tahun lalu. Paling parah deh sejak saya lahir 1975 disini," kata Ahmad yang dilansir CNNIndonesia.com di lokasi, Sabtu (20/2).

Ahmad mengaku air mulai masuk ke dalam rumahnya sejak pukul 02.30 WIB dini hari tadi. Hingga pagi ini, banjir belum juga surut sehingga mengakibatkan warga yang terdampak berbondong-bondong mengungsi ke rumah kerabatnya yang berlantai II.

Banjir, kata dia, juga mengakibatkan pemadaman listrik massal terjadi sejak pukul 04.00 WIB pagi tadi.

Ahmad pun mengaku belum mendapat bantuan sembako dan pakaian hangat lainnya. Sejauh ini pasokan makanan datang dari saudara terdekat yang rumahnya tidak terdampak.

"Belum ada sih bantuan, semoga dapat deh ya. Ini pada belum makan," selorohnya.

Sayup-sayup di sisi lain Kali Krukut, beberapa warga berteriak terhadap Tim Sar di ujung kali. Mereka berharap petugas segera menghampiri mereka untuk menyalurkan bantuan.

"Help, ada anak bayi dua disini, kejebak, butuh makanan, bang," teriak seorang warga dari balik jendelanya.

Selain Kelurahan Bangka, banjir juga melanda beberapa titik di ibu kota.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebelumnya memprediksi intensitas hujan tinggi masih akan terjadi pada Sabtu (20/2) hari ini. BMKG lantas menjelaskan hal ini dikarenakan arah angin dari wilayah utara timur laut Indonesia bertiup menuju selatan dan berbelok ke arah timur di sekitar Pulau Jawa.

Ada pula angin yang bertiup dari arah selatan ke barat laut yang berbelok ke arah timur di sekitar Pulau Jawa. Dua arah angin ini lalu membentuk awan yang menyebabkan hujan tinggi.(CNNI)

Loading...
BERITA LAINNYA
Warga Kemang Teriak Banjir: Lebih Parah dari 2020
Sabtu, 20 Februari 2021 | 13:25
Iseng, Bocah 16 Tahun Bobol Situs Kejagung
Sabtu, 20 Februari 2021 | 02:44
BERIKAN KOMENTAR
Top