• Home
  • Dunia
  • Muncul Klaster dan Cemas Varian Baru, Melbourne Lockdown Lagi

Muncul Klaster dan Cemas Varian Baru, Melbourne Lockdown Lagi

Jumat, 12 Februari 2021 | 19:18
AFP
Kota Melbourne, Australia, menerapkan lockdown ketat mulai Jumat (12/2) ini hingga lima hari ke depan.
RIAUGREEN.COM -- Melbourne kembali memberlakukan lockdown (pembatasan kegiatan total) tepat hari ini, Jumat (12/2), hingga lima hari ke depan. Keputusan ini diambil setelah ditemukan kasus penularan aktif yang berasal dari sebuah hotel yang digunakan sebagai tempat karantina bagi para pelancong di daerah tersebut.

Perdana Menteri Victoria, Daniel Andrews, seperti diberitakan AP, mengatakan sebanyak 6,5 juta penduduk di kota ini akan diperintahkan mengunci diri di rumah, sejak jari ini hingga Rabu (17/2) pekan depan.

Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran varian virus dari Inggris yang telah menginfeksi sedikitnya 13 orang di Hotel Bandara yang ada di Kota Melbourne.

Meski demikian, turnamen tenis Australia Terbuka yang tengah digelar di negara itu akan tetap berlangsung dengan tanpa penonton.

Sejumlah penerbangan menuju Melbourne juga akan ditutup dan hanya penerbangan internasional yang sudah mengudara saat lockdown diumumkan yang akan diizinkan mendarat.

Sekolah dan berbagai bisnis juga tidak beroperasi, dengan aktivitas luar rumah yang diizinkan hanya untuk berolahraga dan untuk tujuan yang benar-benar penting.

Diberitakan AP, Andrews menyebut tingkat penyebaran varian virus ini memang menuntut tindakan cepat dan drastis. Pihaknya pun memilih mengunci rapat-rapat kota tersebut demi menghindari lonjakan baru di Melbourne.

Andrews mengatakan tingkat penyebaran menuntut tindakan drastis untuk menghindari lonjakan baru di Melbourne.

"Ini bukan virus 2020. Ini sangat berbeda. Jauh lebih cepat. Ini menyebar jauh lebih mudah. Saya yakin (lockdown) ini akan efektif. Kami akan bisa menahan ini," kata dia.

Melbourne sendiri sebelumnya pernah memberlakukan lockdown selama kurang lebih 111 hari pada Oktober 2020. (CNNI)

Loading...
BERITA LAINNYA
PBB Kecam Penahanan Suu Kyi oleh Militer Myanmar
Senin, 01 Februari 2021 | 12:53
Waspada, Remaja Singapura Niat Serang 2 Masjid
Kamis, 28 Januari 2021 | 13:05
BERIKAN KOMENTAR
Top