• Home
  • Bengkalis
  • Di Bengkalis, Pelanggan PLN ke Prabayar Belum Maksimal

Di Bengkalis, Pelanggan PLN ke Prabayar Belum Maksimal

Kamis, 15 Februari 2018 | 13:51
Meteran Prabayar
BENGKALIS, RIAUGREEN.COM - Dengan perpindahan atau migrasi terhadap pelanggan PLN Rayon Bengkalis hingga pertengahan Februari 2018 ini belum maksimal. Sementara sekitar 23 lebih pelanggan diimigrasikan baru sekitar 300-san rumah.

Hal ini diungkapkan Manajer PLN Rayon Bengkalis Hasdedy kepada sejumlah
wartawan, Kamis (15/2/18).

"Sampai pertengahan Februari ini belum maksimal karena masih melakukan sosialiasi penggantian. Hingga saat ini lebih kurang 300 pelanggan rumah sudah dilakukan dan itu tersebar di lima kecamatan, yakni Bengkalis Bantan, Bukitbatu, Siakkecil dan Kecamatan Bandar Laksamana,"kata Menejer PLN Hasdedy.

Untuk jumlah pelanggan dengan masing-masing kecamatan yang melakukan migrasi, diantaranya Kecamatan Bantan 5.533 pelanggan, Bengkalis 14.281 pelanggan, Bukitbatu 2.509, Siakkecil 714 dan Bandar Laksamana 590 rumah.

Pelaksanaan migrasi prabayar dilakukan petugas menghampiri rumah pelanggan dan menunggu pelanggan membayar rekening listrik pasca bayar sampai lunas. Setelah itu baru bisa di migrasikan ke prabayar.

"Dan ini salah satu kendala kita di lapangan. Kami menghimbau kepada masyarakat untuk mendukung sepenuhnya dan melunasi rekening listrik agar program migrasi ke prabayar bisa berjalan lancar,"ungkapnya lagi.

Lanjut Hasdedy, jika ada terjadinya pelanggan yang menolak dan bertanya tanya atau masih bingung dengan informasi yang diperoleh lalu menjadi khawatir karena migrasi ke prabayar seperti informasi membayar listrik menjadi lebih besar, kehabisan di tengah malam dan hal itu lumrah dan biasa dan pihaknya memaklumi karena prabayar masih baru atau belum familiar.

"Akan tetapi, kalau sudah beralih ke prabayar, keluhan-keluhan itu tidak ada. Malah pelanggan yang sudah beralih ke prabayar, mereka akan menjadi lebih irit, dan lebih efektif dalam pembayaran," imbuhnya. 

#Waspada Penipuan Penjualan Box Meteran Listrik 

Selain itu, Menejer PLN Persero Cabang Bengkalis, Hasdedy mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan mengatasnamakan petugas PLN.

"Kami menegaskan bahwa PLN tidak menjual boks atau penutup KWH meter. Petugas kami selalu dibekali surat tugas dan tanda pengenal. Apabila tidak memiliki dipastikan hal tersebut adalah penipuan," beber Hasdedy.

PLN mengimbau seluruh pelanggan agar berhati-hati. Dia juga menegaskan bahwa tidak ada transaksi tunai yang dilakukan PLN di rumah pelanggan, jika ada agar untuk segera melaporkan.

Diakui Hasdedy, di Bengkalis belum ada ditemukan peristiwa tersebut. Hanya saja buat pembelajaran agar masyarakat di Negeri junjungan ini tetap waspada. 

"Modusnya, pelaku biasanya mendatangi rumah warga, seketika langsung memeriksa setiap meteran warga yang tidak memiliki penutup kilometer dan langsung memasangi box atau penutup kilometer tanpa minta izin kepada pemilik rumah,"kata dia lagi.

Setelah memasangkan, barulah mereka meminta uang kepada pelanggan disertai dengan kwitansi pembayaran." Dan apabila ada yang meminta uang dilapangan, dipastikan itu adalah penipuan tanpa terkecuali gratis, ya diambil saja,"tambahnya. (d*ari)

Loading...
BERITA LAINNYA
Bupati Kasmarni Resmikan Mushalla PKDP
Rabu, 07 April 2021 | 16:58
Rakor Penanganan Covid-19 Di Provinsi Riau
Selasa, 06 April 2021 | 20:34
Wabup Bengkalis Kunker Ke Desa Teluk Latak
Selasa, 06 April 2021 | 20:34
Formadiksi Polbeng Gelar Webinar
Senin, 05 April 2021 | 14:28
55 Qori dan Qoriah Ikuti Training Center
Senin, 05 April 2021 | 14:18
KSR Polbeng Gelar Webinar Pembekalan Anggota
Senin, 05 April 2021 | 14:18
BERIKAN KOMENTAR
Top